Aku...
Yang telah berjalan jauh bersama birunya awan dan dinginnya hujan
Aku yang selalu tertawa ketika setiap mata memandang ke arahku
Dan aku pula yang selalu tersesat di belantaranya hariku sendiri
menapak namun tak mampu bergerak
melangkah namun nafas ini terlalu terengah
melompat namun jiwa ini tertutup kabut sangat pekat
apa sesungguhnya tanda menjadi diri di antara cahaya
apa yang menahanku sehingga tak menemukan lagi sesosok pelita
pertanyaan ini hanyalah media di antara sejuta warna
memberi kesan putih tapi selalu menjadi tertatih
mencoba ingin tahu, hanyalah tirani yang selama ini membelenggu
sesaat ku sadari...
Rapuh dan terlalu rentan untuk kujalani apa yang ternanti
entah sampai kapan kujumpai bayang-bayang semu tak berpenghuni ini
mungkin hingga aku tak mampu lagi tuk menopang api dari lilin kecil di dalam nurani ini
created by
VRRM
Sabtu, 12 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar