ketika malam menampakkan gelapnya
kau datang memberi cahaya dalam setiap makna
cinta, bahasa, dan air mata selalu menjadi senyum dan tawa
kau hadirkan sejuta warna yang tak mungkin terlupakan
kau bukanlah sesuatu yang terlewat
kau juga bukan sesuatu yang tertunda
kau adalah sesuatu yang bersinar namun tertutupi kotornya masa d hari lalu...
kau begitu indah di dalam segala pembungkusmu yang membalut
ku beruntung menemukan cinta sepertimu
namun aku bukanlah orang yang beruntung karena tak menjadi yang pertama bagimu
dan pada akhirnya kujalani cintamu dengan mataku yang tertutup
agar tak lagi kuketahui smua deru dan debu yang masih melekat dalam dirimu.....
Selasa, 22 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar