Jumat, 21 Desember 2012
Rinduku
Ketika pilahan adalah langkahku Dunia tak henti berputar, Bintang tak lelah bersinar Dan amarah tak kunjung berkobar Maka di setiap aroma menghasilkan tanya dalam jingga Meratapi kecil seakan bersembunyi dalam cahaya Setiap salah adalah tangis tak bertubi, Setiap langkah hanyalah penat yg tertanam dalam bui. Bukan aku yg memutuskan jawaban akan jutaan jawaban yg terpendam Namun hanya hati yg tak mampu menolak dikecilkan tak berarti Rindu ini tak mampu terucap Lelah ini hanya mampu menancap Lalu ucap perih terlantun tanya sebagai tanda penuai angkara Pulanglah engkau sebagai bukti bahwa kasih tetap merekah di antara peluh yang tertutup amarah
Rabu, 28 Desember 2011
Bukan
Rabu, 14 Desember 2011
Jumat, 09 Desember 2011
Luka di Dalam Sebuah Dogma
Seredup Sinarmu
Ketika langkah ini bersenandung di atas cerita
Kau ukir bahagia di dalam canda tak terbaca
Bukan paras indah yang mengetuk hati tuk melirih
Bukan pula biasa yang merobek hati tuk merintih
Ini semua hanya separuh kertas lusuh yang tak bertubuh
Meninggalkan goresan pena layu yang tersilang waktu
Kau…adalah kemiripan hati atas jiwa-jiwa yang senang tuk diberi
Tanpa tersapa kau alunkan nada tak bercinta
Menuai perih beralaskan bahagia tak berwarna
Kau tak pernah menjadi sinar di atas gelapku
Hanya memandang kelam di balik tangis dan sedihku
Serta bersatu menikam lembut di setiap hela nafasku
Memang tak tersentak dan hanya mampu terdiam tanpa gerak
Maka….
Indahlah hati yang mampu dipenuhi canda
Dan tetaplah biarkan aku membeku oleh sunyi senyap dan dinginnya fana
Karena hanya dirimu yang akan selalu jadi bagian dari setiap kisah yang terpahat di atas pelangi penuh warna namun terkedip bukan atas nama cinta
Created By
VRRM
Jumat, 15 Juli 2011
pergi tanpa cerita
aku adalah binatang jalang di atas kebusukan hatiku
aku yang berbinar karna hal yang tak pernah tentu tertuju
aku yang begitu kelam sehingga mata-mata itu mudah terpejam.
mengapa harus aku
mengapa harus yang berat seperti ini ku dapat
kenapa wahai engkau sang singgasana megah dengan mahkota yang berlimpah.
kau biarkan aku merasakan sentuhan tanpa belaian dalam makna
kau berikan sepercik kesenangan di atas impian semu tak terelakkan
mengapa harus aku
dan mengapa itu dirimu
jiwa-jiwa terang bukan karena kau yang suka
bintang-bintang cerah bukan karna kau yang terserah
lalu apa arti dirimu
menampakkan sinarnya lalu pergi tanpa cerita
begitu menusuk kedalam lalu kau cabut perlahan
begitu besarnya dirimu dan begitu kecilnya diriku.
tapi bukan aku yang menunjuk waktu
hanya percikan api yang biasa membelenggu
created by
VRRM