Hanya resah sedihku memandang
dan terpejam selaras dengan alunan emosi yang meradang
tak ubahnya sang layang beranjang meninggi tinggalkan bumi
dan hatiku tak hentinya berlalu pergi meninggalkan waktu
luluh lantak sudah sepenggah harap di makan peliknya godaan
terarak layu hingga suaraku tak mampu lagi menyeru
harapku tak setinggi kudaki sang mahameru
penatku tak sepercik setiap demam dan laraku
hanya aku berada di antara kelamnya ceria dan suramnya bahagia
menjemput di sela-sela pelipis menepis angin yang telah kau hina
biru bukan lagi langitku
hijau tak lagi jadi alasku
dan senyum usanglah lagi jadi pahitnya denting jantungku berlalu
Created By
VRRM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar